Goa Kristal yang Menawan di Pulau Karang

Sebuah lobang tak begitu besar menganga. Bentuknya jelek tak beraturan. Adakah yang tertarik untuk memasuki goa yang jelek itu? Mungkin itulah yang ada di benak orang-orang sebelum tahu bahwa di dalam wajah buruk rupa itu terdapat sebuah surga yang sangat indah. Sebuah goa dengan air bening berwarna biru kristal. Goa Kristal namanya.

goa kristal
indahnya goa kristal

Weekend kembali menyapa.. Saya, Andri, Augus, Bram, dr. Ayu, Putri, dan Elly telah bersiap mengunjungi si goa buruk rupa dari luar, namun luar biasa indah di dalamnya. Kami naik motor menyusuri jalan di pinggir pantai sampai ke daerah Bolok.

Perjalanan ini dihiasi dengan keindahan pemandangan di pinggiran Kota Kupang. Sebelah kiri perbukitan, sebelah kanan laut yang mempunyai gradasi warna yang ciamik. Terlihat warna biru untuk daerah berpasir dan warna yang lebih gelap untuk daerah yang banyak ditumbuhi terumbu karang. Di seberang laut tampak pulau Semau yang memiliki banyak kepingan surga yang masih perawan.

Lokasi goa kristal enggak begitu jauh dari goa monyet. Perjalanan dari Goa Monyet sampai Goa Kristal sekitar 10 menit dengan sepeda motor. Namun bagi orang awam yang pertama kali kesini, tidak mudah menemukan lokasinya.

Jangan berpikir ada tulisan penunjuk arah ke goa kristal layaknya di daerah-daerah wisata. Maka solusi terbaik adalah bertanya ke warga sekitar. Ternyata lokasinya dekat dengan Polair dan sekolah perikanan yang pernah saya datangi dalam rangka penugasan dari kantor.

Sampai di dekat Polair pun ternyata masih harus bertanya ke warga. Untungnya saat itu banyak anak kecil yang siap mengantarkan kami ke lokasi.

Artikel tentang goa monyet klik di sini

Lokasi goa kristal bukan di pinggir jalan. Kami parkirkan kendaraan di pinggir jalan untuk kemudian berjalan kaki sekitar 100 meter. Kami ditemani anak-anak yang tinggal di sekitaran goa untuk menuju ke lokasi.

Lokasinya tersembunyi diantara rerumputan ilalang dan semak belukar. Tak lupa tanah berkarang yang menjadi ciri khas Pulau Timor menemani di setiap langkah perjalanan. Hati-hati dalam melangkah, karena kalau tergores karang, sakitnya tuh di sini (nunjuk kaki).

pintu masuk goa kristal

Sampai di goa kristal, terlihat pintu goa yang kecil yang tak indah dipandang, seperti tak menyimpan keindahan apapun. But don’t judge a book by its cover. Apa yang tersimpan di dalamnya akan menyihir siapapun yang datang.

Kami menuruni goa untuk sampai ke spot dimana terdapat genangan air yang mungkin resapan dari laut. Memang lokasinya sangat dekat dengan pantai Bolok yang biasa dijadikan spot snorkeling teman-teman saya di kemudian hari.

Jalan menuju ke bawah sangat terjal dan licin, kami bener-bener harus ekstra hati-hati karena bila tergelincir akibatnya bisa fatal. Goa kristal ini masih alami sehingga tidak ada alat bantu apapun untuk menuruni dan menyusuri goa. Beruntung waktu itu masih pagi menjelang siang sehingga lumayan terang dan jalan menuju ke bawah terlihat jelas.

tempat wisata di Kupang
jalan turun menuju dasar goa

Waktu pagi menjelang siang hari ini memang waktu yang paling tepat mengunjungi goa ini. Beruntung kami datang di waktu yang tepat. Daya tarik goa kristal yang berupa genangan air berwarna biru terang dan jernih seperti kristal akan terlihat pada waktu-waktu ini. Hal ini karena air tersebut terkena cahaya matahari sehingga akan terlihat begitu terang laksana berisi batuan kristal (yang penting jangan diburu buat dijadiin batu akik aja 😀 ).

“Woooaaaaah indah banget bro”.. Mata saya berbinar sambil berkali-kali berucap dalam hati “Njiiir keren banget!! Nggak nyangka, depannya buluk tapi dalemnya luar biasaaa! Nyesel kalau gue gak datang ke sini.”

Anak-anak kecil yang mengantarkan kami dengan entengnya langsung nyebur dan berenang-renang dengan riangnya. Entah kedalamannya berapa, sepertinya lumayan juga. Tapi karena airnya payau, kemungkinan untuk mengambang akan lebih besar. Terlihat sekali keseruan anak-anak itu berenang. Rasanya pengen banget ikutan nyebur, tapi saya nggak bawa baju ganti. Terpaksa hanya menjadi penonton di pinggiran, hufff..

Sebagai generasi kekinian, gak lupa kami abadikan momen-momen indah ini. Anak-anak kecil yang mengantar kami pun nggak mau kalah ikutan bergaya hehe. Oya, jangan lupa kalau kalian datang ke sini, kasih lah sedikit rejeki untuk anak-anak kecil ini.

goa kristal
with anak-anak timor

Selain kami, ternyata ada makhluk lain yang berada di sana. Malahan, mereka adalah penunggu goa itu. Mereka adalaaaah kelelawar.. Ya biasa lah kelelawar kan hobi berumah tangga di goa-goa. Sebelumnya di goa monyet pun malah lebih banyak kelelawarnya. Hihi..

goa kristal
Traveler Paruh Waktu

Belakangan, terdengar kabar yang nggak bagus tentang goa kristal ini. Dari informasi yang saya dapat dari Mbak Arin, katanya goa ini mungkin gak akan kita lihat lagi di masa depan. Sudah ada pengembang yang mau bikin perumahan di area ini. How sad,, this place is so beautiful, magnificent cave that is so rare.

goa kristal ntt
kost damai squad

Saya sih berharap, walau dijadikan perumahan, semoga goakrital ini tetap dibiarkan ada dan dapat dikunjungi oleh wisatawan. Malah nantinya kan bisa dimanfaatkan untuk komersil apabila telah dikelola dengan baik. Semoga suatu saat ketika saya kembali mengunjungi Kupang, saya dapat bernostalgia lagi di goa ini.

———————–

Berkunjung 2013

-Traveler Paruh Waktu-

 

Travel Blogger Indonesia.

Related Posts

4 Responses
  1. Mauliddin Moko

    Itu goanya keren banget, airnya bening banget sampai dasarnya bisa terlihat. Mudah2an masih tetap ada walaupun nantinya akan dibangun perumahan….

Leave a Reply