Pulau Pagang, Pantai di Barat Indonesia Dengan Citarasa Keindahan Indonesia Timur

Siapa yang tak tahu keindahan pantai-pantai di Indonesia Timur? Eksotis!! Itulah kata yang sering kita ucapkan untuk menggambarkannya. Dengan pasir putih yang halus berpadu dengan gradasi warna laut yang membuat para pecinta alam berdecak kagum. Belum lagi keindahan kehidupan bawah lautnya. Ternyata, Sumatera Barat juga mempunyai pantai yang semenyenangkan itu, Pulau Pagang namanya.

Khas pulau-pulau kecil di Sumbar, pulau ini memiliki bukit kecil di tengahnya dan dikelilingi oleh hamparan pasir putih yang lembut. Warna lautnya sendiri menakjubkan, mirip pantai-pantai di daerah Indonesia Timur dengan gradasi warna yang berlapis. Airnya? sejernih kristal. Lebih jernih dibanding di Pulau Pasumpahan dan Suwarnadwipa.. View Pulau Pamutusan di seberang dan birunya langit menambah cantiknya Pulau Pagang. Ah,, It’s definitely my kind of coffee..

pulau pagang
pulau pagang

Selepas pendakian bukit Pulau Pasumpahan, saya dan Ayu bergegas bersih-bersih. Di pulau ini ada beberapa kamar mandi yang bisa kita gunakan, free. Airnya sih jernih, tapi baunya agak-agak aneh 😀 . Selepas mandi, kami sarapan pop mie di salah satu kedai di Pasumpahan..

Bapak pemilik kapal yang sebelumnya susah dihubungi, akhirnya menelpon dan memberitahukan jam 10.30 berangkat ke destinasi terakhir, Pulau Pagang. Memang, rencana sedikit berubah, awalnya kami merencanakan ke Pulau Pamutusan agar bisa mendaki bukitnya. Tapi karena akhirnya menginap di Pasumpahan dan telah menaiki bukit pulau ini, diputuskan untuk saat itu ke Pagang saja.

Kelar sarapan, kami bergegas untuk membereskan tenda. Oya, di kedai makanan tersebut juga ada colokan listrik, tapi hidup hanya di jam-jam tertentu karena menggunakan genset. Tapi tetep, sebaiknya persiapkan juga power bank yang sudah terisi penuh dari rumah.. Kalau meninggalkan sampah, jangan lupa buang di tempat sampah yang telah disediakan.

Bapak pemilik kapal datang, dengan penuh penyesalan beliau meminta maaf bahwa kemarin dirinya masuk angin sehingga tidak bisa mengantar kami ke Pulau Pamutusan. Oke lah, saya maafkan tapi masih kesel juga sih sebenernya 😀 .. Lalu perjalanan berangkat ke Pulau Pagang..

pulau pagang
sampai di pulau pagang

Perjalanan ke Pulau Pagang kembali melewati Suwarnadwipa. Sekitar 20an menit, sampailah di Pulau Pagang. Mata langsung menangkap takjub lansekap yang cantik di depan mata. Di seberang terlihat juga Pulau Pamutusan yang tak kalah cantik.

pulau pagang
cantiknya pulau pagang

Amazing!! Menurut saya Pasumpahan dan Suwarnadwipa aja udah cantik untuk “ukuran” Sumatera. Dan Pulau Pagang ini melebihi ekspektasi saya. Ini sih secantik pantai-pantai di Lombok.. Asli!! Kejernihan airnya yang memungkinkan kita melihat terumbu karang dengan cukup jelas dari atas permukaan air, gradasi warna lautnya yang berlapis-lapis, dan pasir putih halusnya.. Malah di sini lebih indah dari beberpa gili di Lombok yang hanya hamparan pasir, di sini terdapat bukit di tengah pulaunya. Cerahnya langit kala itu melengkapi kesempurnaan tempat ini.. Wow!!

travel blogger indonesia
traveler paruh waktu

Memang, semakin jauh dari keramaian kota, semakin bagus pula kualitas air lautnya..
Selepas mengantar kami, bapak pemilik kapal kembali ke Sei (sungai) Pisang. Akan kembali lagi untuk menjemput kami sekitar jam 3 sore..

pagang island
panorama pulau pagang yang memanjakan mata

Pulau Pagang jauh lebih sepi dibandingkan Pasumpahan. Mungkin itu juga sebabnya di sini cewe-cewenya lebih berani berpakaian terbuka, beberapa malah berbikini 😀 … Jangan samakan dengan di Bali atau Lombok atau daerah wisata pantai lainnya, di sini tidak terbiasa dengan pakaian yang terlalu mengumbar aurat, 😀 😀 ..

Di pulau ini juga terdapat beberapa pondokan yang disediakan untuk menginap tamu. Tarifnya sendiri saya gak tahu pasti ya karena kurang menggali informasi akan hal ini. Tapi info dari teman sih sekitar 350-500an lah.

pantai pagang
di seberang pulau pamutusan

Kami berjalan menyusuri sisi kiri pulau. Sepi banget di sini.. Ini dia yang saya suka.. Pantai cantik dengan suasana yang sepi.. Mantap buat bobo siang cyin.. Di pinggir pantai banyak terdapat pohon-pohon belukar dan kelapa. Saya mencari pohon yang bisa untuk menambatkan 2 ujung hammock buat bobo siang. Tapi karena gak kunjung nemu pohon dan kerimbunan yang pas, yaudah berfoto aja di sini 😀 ..

pagang beach
pulau pagang, sepi dan menawan

Di seberang terlihat pulau pamutusan dengan puncak bukitnya, yang awalnya mau kami datangi. Bukitnya terlihat tak seekstrim bukit di Pasumpahan. Ah, suatu saat harus saya kunjungi juga. Pokoknya harus saya kunjungi semua pulau-pulau kecil di wilayah ini. Ada Sikuai, Sironjong, dan lain-lain..

Baca cerita perjalanan seru sebelumnya ke pulau-pulau cantik di Padang :
Suwarnadwipa
Pulau Pasumpahan

Kami pun beralih ke sisi kanan pulau ini untuk mencari spot terbaik untuk pasang hammock dan matras. Setelah mempertimbangkan beberapa spot, akhirnya dapet juga. Di sisi kanan ini juga terdapat camping ground.. Gak terlalu luas sih karena memang spotnya yang terbatas. Seperti di Suwarnadwipa, pantainya sempit dan langsung dibatasi oleh bukit. Selain terbatasnya ruang untuk mendirikan tenda, yang memasang tenda juga dikit sih. Jauh dibandingkan di Pasumpahan yang rame banget. Entah memang jarang yang menginap di sini atau udah pada pulang.

pulau pagang
indahnya pulau pagang di sumatera barat

Untuk kalian yang demen buka sosmed, di sini pun kita masih bisa menangkap sinyal telkomsel, entah ya kalau provider lain. Memang tak sekuat Pasumpahan sinyalnya, tapi jauh lebih baik dibanding di Suwarnadwipa yang sms dan telpon pun susah. Jadi kamu langsung bisa upload foto di instagram setelah berfoto-foto di sini 😀 …

pulau pagang
hammock-an di pulau pagang

Di sisi kanan ini, suasana juga sepi. Sepertinya hampir sebagian besar aktivitas wisatawan terpusat di sisi tengah pulau. Mungkin karena harus berjalan agak jauh juga untuk menuju ke sini karena memang pulau Pagang ini memanjang. Sedangkan Pulau Pasumpahan lebih membulat dan bukitnya lebih kecil sehingga akses dari satu sisi ke sisi lainnya bisa lewat tengah pulau..

Aktivitas yang bisa dilakukan di pulau ini hampir sama dengan Pasumpahan. Selain menikmati keindahan pulau dan berfoto, di sini juga ada motor boat dan banana boat.. Selain itu banyak juga wisatawan yang melakukan snorkeling.

Kalau beruntung, kita juga bisa diving di sini. Cerita dari temen sekantor, dia pas datang ke pulau ini, ada para diver yang rutin setiap beberapa waktu sekali diving di sini. Nah, saat itu, cukup dengan membayar sekitar 100 ribu buat 10 menitan, teman saya dapat kesempatan buat diving. Sebenernya mereka kesini bukan buat nyewain ke orang-orang sih, tapi mungkin mereka pikir lumayan lah ya buat nambah-nambah uang rokok akhirnya mereke meng-OK-kan permintaan teman saya itu.

pagang island
bobo siang dulu di hammock

Jam makan siang tiba. Karena ketiadaan jualan nasi, dan tadi pagi udah sarapan mie, akhirnya kami makan siang hanya dengan sereal dan beberapa cemilan yang masih tersisa. Kami gak tahu sih apa di sini ada kedai mie juga atau enggak, tapi mungkin ada juga ya 😀 …

Kelar makan siang, sambil menunggu dijemput,, ini saatnya buat saya leyeh-leyeh di hammock menikmati semilirnya angin sepoi-sepoi, suara laut, sentuhan sinar matahari yang masuk di sela-sela dedauan.. Ini dia aktivitas yang paling nikmat dilakukan di pulau.. Santai kaya di pantai, Selow kaya di pulau,, Aaaah surgaaa… Nothing beats this activity at the beach, it’s even better with coconut drink..

BUGGG!!!! Lagi asik-asiknya hamock-an,, tiba-tiba saya terjatuh.. Ah sial, saya mengikat ujung hammock di tempat yang kurang bagus.. Untung gak tinggi-tinggi amat jatohnya :V … Saya ikat kembali ujung hammock dengan ikatan yang lebih kuat, seperti cinta kita 😀 …

pagang island
take a nap

Karena cuma bawa satu hammock,, gantian deh sama Ayu.. Saat dia tiduran di hammock, saya tiduran di matras.. Terlihat beberapa kumang / umang – umang kecil yang indah berjalan-jalan di pasir yang halus.. Di sini pasirnya halus banget asli.. Dibanding Pasumpahan dan Suwarnadwipa,, pulau ini jauuh lebih berkesan buat saya. Pasir putih nan halus, air laut yang sejernih kristal dengan gradasi beberapa warna yang berlapis, kesunyiannya, view pulau sumatera dan pamutusan di depannya.. Cocok buat seharian leyeh-leyeh aja..

Seperti halnya di Pasumpahan dan Suwarnadwipa, di Pulau Pagang pun saya luput untuk main air minimal snorkeling. Ya memang sih tujuan piknik kali ini hanya untuk leyeh-leyeh aja setelah sekian lama gak merasakan suasana begini…

pagang island
hammock-an di pulau pagang

Saya sempat tinggal di NTT selama 2 tahun dan beberapa kali mendatangi pantai-pantai indah di sana. Begitu juga dengan pantai-pantai indah di Lombok yang udah pernah saya kunjungi. Dan dengan segala kelebihan yang saya paparkan tentang Pulau Pagang di atas, maka nggak ada keraguan buat saya menyatakan bahwa Pulau Pagang ini tak kalah indah dibandingkan pantai-pantai di NTT dan NTB. Benar-benar pantai di barat Indonesia dengan citarasa keindahan wilayah timur Indonesia..

Suatu saat tentu saya akan balik lagi ke sini. Itu pasti. Keindahan bawah lautnya kan belom saya jelajahi.. Yuk, ada yang mau ikut??

pulau pagang
Pesona Pulau Pagang, Pesona Indonesia

 


Berkunjung 2016

Traveler Paruh Waktu

Travel Blogger Indonesia.

Related Posts

4 Responses
  1. Weh rupanya ada juga pulau di wilayah barat Indonesia yang punya keindahan menyaingi kawasan Indonesia timur… jos bar, eh gak nginep biar bisa dapet sunset atau sunrise gitu.. rasanya sayang kalau ke tempat sekeren itu gak dapet sunset.. minimal buat ngopi senja.. keep travel pal

  2. nginepnya malam sebelumnya di Pulau Pasumpahan mas, 2 hari 1 malam 3 pulau.. Pasumpahan, Suwarnadwipa, dan Pagang. Nah tapi pas sunset gak berburu sih,, lbh suka suasana pantai siang hari antara jam 9 sampai jam 2an ahaha..

Leave a Reply